Ya Allah betapa mulianya dia...

ika14.id

Ya Allah, betapa mulianya dia.....
Asep Effendi R

Ketika ayam jantan berkokok
Di pagi buta yang menyelimuti alam mayapada
Seorang lelaki setengah baya itu beranjak dari peraduannya
Terdengar suara adzan dari surau dekat rumahnya
Sang khalik telah memanggilnya untuk sujud

Digapainya handuk, menuju tempat wudhu
Betapa khusu wudhunya seolah tidak ingin ada yang terlewat
Kemudian dia menuju surau menunaikan ibadah
Selesai sholat dan berdoa, dia bergegas kembali
Ada pekerjaan besar lain yang menanti

Kini dia bersiap untuk bekerja, topi dan sepatu kasar telah disiapkan sang istri.
Dipikulnya peralatan sol sepatu dan berangkatlah lelaki itu, seraya berucap Bismillah tawaqaltualallah...bukakan rizki bagi kami, ya Allahberangkat lah lelaki itu, diiringi tatapan sang istri.

Berkeliling kampung. Menawarkan jasanya
Hingga dzhuhur menjelang belum ada satupun yang menggunakan jasanya
Dia masuk dalam mushola untuk sholat seraya berdoa ya Allah, jika rezeki masih jauh dekatkan dan mudahkan

Kini dia berjalan kembali, dengan penuh harap Allah memberikan rezekiNya.
Tetapi Adzan Ashar telah berkumandang, kembali dia bersujud dibumi Allah, seraya berucap ya Allah jika rezeki keluarga kami belum hari ini, ikhlaskan kami menerimanya

Kaki yang sudah tidak terlalu kuat itu terus melangkah, menyeruak alam jagat raya, melaksanakan perintah Allah untuk ikhtiar

Tanpa terasa hari semakin gelap, dia menuju pulang

Hatinya gundah, karena hari itu tidak membawa apapun kecuali lapar dan dahaga, dalam dirinya berucap Ya Allah, mungkin hamba kuat menerima ini, akan tetapi hamba tidak tahu anak dan istri hamba

Kaki tua itu terhenti didepan rumahnya, seraya mengucapkan salam
Perlahan pintu terbuka, keluar sesosok tubuh wanita tersenyum
Senyuman itu semakin mengiris hatinya, bagaimana perasaannya , jika dia tahu suaminya tidak membawa apa-apa.

Tanpa terasa lisannya berucap istriku, maafkan aku hari ini belum mendapatkan rezeki untuk makan engkau dan anak kita.
Istrinya menjawab lirih Suamiku hari ini kau telah berjalan jauh. Minumlah, air ini rezeki dari Allah, sambil menyodorkan segelas air putih dan istrinya berkata, alhamdulillah, Allah kirimkan rezeki melalui tetangga kita.Dia mengirim makanan ini. Sambil memperlihatkan piring makan yang penuh dengan lauk pauk.

Sang lelaki itu tak mampu menahan air mata, seraya berucap Allahu Akbar sambil bersujud dan berucap
”Ya, Allah benar Engkau maha kaya dan pengasih serta penyayang, muliakan tetangga kami serta tambahkan rezekinya, amin ya Allah”.

Firman Allah SWT, dalam Al-Quran Surat Al-Mukmin ayat 61:

"Allahlah yang menjadikan malam untukmu supaya kamu beristirahat, dan menjadikan siang terang benderang.
Sungguh besar karunia Allah kepada manusia! Tapi kebanyakan manusia tidak mau bersyukur"